MANAJEMEN INFORMASI

*Pengenalan pada Menejemen Informasi

1)Konsep SIM

Sistem informasi manajemen (SIM) bukan sistem informasi keseluruhan, karena tidak semua informasi di dalam organisasi dapat dimasukkan secara lengkap ke dalam sebuah sistem yang otomatis. Aspek utama dari sistem informasi akan selalu ada di luar sistem komputer. Pengembangan SIM canggih berbasis komputer memerlukan sejumlah orang yang berketrampilan tinggi dan berpengalaman lama dan memerlukan partisipasi dari para manajer organisasi. Banyak organisasi yang gagal membangun SIM karena :
1) Kurang organisasi yang wajar
2) Kurangnya perencanaan yang memadai
3) Kurang personil yang handal
4) Kurangnya partisipasi manajemen dalam bentuk keikutsertaan para manajer dalam merancang sistem, mengendalikan upaya pengembangan sistem dan memotivasi seluruh personil yang terlibat.

SIM yang baik adalah SIM yang mampu menyeimbangkan biaya dan manfaat yang akan diperoleh artinya SIM akan menghemat biaya, meningkatkan pendapatan serta tak terukur yang muncul dari informasi yang sangat bermanfaat.
1) Peran Seorang Meneger dalam Pengelolaan Informasi dan Pengambilan Keputusan.
Peran seorang Meneger sangatlah penting. Untuk mengatur sistem kinerga dan mengawasi segala bentuk Informasi masuk maupun keluar. Dalam pengambilan sebuah keputusan sangat diperlukan karena dalam pengambilan keputas harus memiliki setiap kinerja yang akan dicapai.
1) Penerapan pada Sistem Komunikasi dalam SIM
Penerapan SIM banyak berpengaruh terhadap Komunikasi. Dalam SIM sangat di butuhkan sebuah komunikasi untuk mempermudah segala proses. Dalam Komunikasi banyak aspek yang dapat kita lewati. Contoh adalah Internet, Radio, TV, Handphone. Untuk melakukan kegiatan sehari-hari kita pasti melakukan komunikasi sesame Pegawai, atasan dan bawahan. Dengan Komunikasi memudahkan kita untuk melakukan komunikasi tanpa harus bertemu tatap muka namun bisa lewat nir kabel. *Contoh Penerapan yanang menerapkan Sistem SIM
1) SIM dalam bidang Akuntansi
a. Informasi akuntansi keuangan, yaitu informasi yang berbentuk laporan keuangan yang ditujukan kepada pihak extern. b. Informasi akuntansi manajemen, informasi yang berguna bagi manajemen dalam pengambilan keputusan
2) SIM dalam bidang Pendidikan
– Suatu pendidikan jarak jauh berbasis web antara lain harus memiliki unsur sebagai berikut:Pusat kegiatan siswa; sebagai suatu community web based distance learning harus mampu menjadikan sarana ini sebagai tempat kegiatan mahasiswa, dimana mahasiswa dapat menambah kemampuan, membaca materi kuliah, mencari informasi dan sebagainya.
– Interaksi dalam grup; Para mahasiswa dapat berinteraksi satu sama lain untuk mendiskusikan materi-materi yang diberikan dosen. Dosen dapat hadir dalam group ini untuk memberikan sedikit ulasan tentang materi yang diberikannya.
-Sistem administrasi mahasiswa; dimana para mahasiswa dapat melihat informasi mengenai status mahasiswa, prestasi mahasiswa dan sebagainya.
-Pendalaman materi dan ujian; Biasanya dosen sering mengadakan quis singkat dan tugas yang bertujuan untuk pendalaman dari apa yang telah diajarkan serta melakukan test pada akhir masa belajar. Hal ini juga harus dapat diantisipasi oleh web based distance learning
-Perpustakaan digital; Pada bagian ini, terdapat berbagai informasi kepustakaan, tidak terbatas pada buku tapi juga pada kepustakaan digital seperti suara, gambar dan sebagainya. Bagian ini bersifat sebagai penunjang dan berbentuk database.

3) SIM dalam bidang PEMERINTAHAN

-Pelayanan servis yang lebih baik kepada masyarakat. Informasi dapat disediakan 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu, tanpa harus menunggu dibukanya kantor. Informasi dapat dicari dari kantor, rumah, tanpa harus secara fisik datang ke kantor pemerintahan.
-Peningkatan hubungan antara pemerintah, pelaku bisnis, dan masyarakat umum. Adanya keterbukaan (transparansi) maka diharapkan hubungan antara berbagai pihak menjadi lebih baik. Keterbukaan ini menghilangkan saling curiga dan kekesalan dari semua pihak.
-Pemberdayaan masyarakat melalui informasi yang mudah diperoleh. Dengan adanya informasi yang mencukupi, masyarakat akan belajar untuk dapat menentukan pilihannya. Sebagai contoh, data-data tentang sekolah: jumlah kelas, daya tampung murid, passing grade, dan sebagainya, dapat ditampilkan secara online dan digunakan oleh orang tua untuk memilihkan sekolah yang pas untuk anaknya.
-Pelaksanaan pemerintahan yang lebih efisien. Sebagai contoh, koordinasi pemerintahan dapat dilakukan melalui e-mail atau bahkan video conference.
Nama : Tito Egy Abditama
NPM : 36110913
Kelas : 2DB21
Tugas Sofskill 1

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s